Kamis, 17 Desember 2020

Cewek cantik tergila-gila dengan burung

 

Sering terdengar apakah cewek senang dengan burung?, apakah hanya lelaki yang senang dengan burung?....

Beberapa pertanyaan yang mungkin sering terdengar di masyarakat, namun hal itu perlu pembuktian semunya juga sebelum menjawab.

Dari sekian banyak yang bertanya, admin mencoba untuk survei di lapangan, beberapa kalangan di kontes burung admin mencoba memperhatikan, dan ternyata memang benar bukan sekedar laki-laki yang senang dengan burung cewek seksi dan cantik inipun melebihi daripada lelaki yang ada, dia rela meluangkan waktu, hanya sekedar untuk ikutan kontes, dia rela korbankan ratusan juta rupiah untuk membeli burung, yang paling disenangi oleh cewek seksi ini adalah burung anis merah, entah apa kelebihannya.

Namun ketika ditanya....

"Mba....seneng apanya dengan burung anis merah?

dia jawab " katanya seneng dengan TELERnya.....

nah itulah jawaban yang keluar dari mulut mungil cewek seksi ini.  

Kamis, 10 Desember 2020

Dekukur Gacor Untuk Pancingan ampuh dilapangan

Tubuh berukuran sedang (30 cm).Warnanya coklat kemerahjambuan. Ekor burung ini tampak panjang. Bulu ekor terluar dengan tepi putih tebal. Bulu sayap lebih gelap dibanding tubuh. Ada bercak-bercak hitam putih khas pada leher.Iris jingga, paruh hitam, kaki merah.Hidup dekat dengan manusia. Mencari makan di permukaan tanah. Sering duduk berpasangan di tempat terbuka. Bila terganggu terbang rendah di permukaan tanah, dengan kepakan sayap pelan
sumber >//id.wikipedia.org/wiki/Tekukur_biasa

Minggu, 06 Desember 2020

Masteran Pentet Cendet durasi panjang di alam liar

Cendet/Pented/Bentet kelabu (bahasa Latin: Lanius schach) adalah spesies burung dari keluarga Laniidae, dari genus Lanius. Burung ini merupakan jenis burung pemakan belalang, kumbang, tonggeret, serangga besa dan memiliki habitat di daerah terbuka, padang rumput, perkebunan, tegalan. tersebar sampai ketinggian 1.600 m dpl.
sumber : //id.wikipedia.org/wiki

Senin, 30 November 2020

♐ ♐ Suara Merdu Ciblek/Prenjak di Alam Liar

Perenjak jawa atau yang juga dikenal dengan nama ciblek adalah sejenis burung pengicau dari suku Cisticolidae (pada banyak buku masih dimasukkan ke dalam suku Sylviidae). Dalam bahasa Inggris burung inai dikenal sebagai bar-winged Prinia, merujuk pada dua garis putih pada setiap sayapnya. Nama ilmiahnya adalah Prinia familiaris Horsfield, 1821.
Burung yang ramai dan lincah, yang sering ditemui di tempat terbuka atau daerah bersemak di taman, pekarangan, tepi sawah, hutan sekunder, hingga ke hutan bakau. Juga kerap teramati di perkebunan teh. Dua atau tiga ekor, atau lebih, kerap terlihat berkejaran sementara mencari makanan di antara semak-semak, sambil berbunyi-bunyi keras cwuit-cwuit-cwuit.. ciblek-ciblek-ciblek-ciblek.. ! Ekor yang tipis digerakkan ke atas saat berkicau.

Mencari mangsanya yang berupa aneka serangga dan ulat, perenjak jawa berburu mulai dari permukaan tanah hingga tajuk pepohonan. Burung ini membuat sarangnya di rerumputan atau semak-semak hingga ketinggian sekitar 1,5 m di atas tanah. Sarang berbentuk bola kecil dianyam dari rerumputan dan serat tumbuhan.

Perenjak jawa adalah burung endemik (menyebar terbatas) di wilayah Sumatra, Jawa dan Bali. Di Sumatra tidak jarang sampai ketinggian 900 m dpl, sedangkan di Jawa dan Bali umum sampai ketinggian 1.500 m dpl.
sumber :=/id.wikipedia.org/wiki/Perenjak_jawa

Kamis, 12 November 2020

Merdu Kicau Ciblek Gacor Lantang di alam bebas 2021

 
Perenjak jawa atau yang juga dikenal dengan nama ciblek adalah sejenis burung pengicau dari suku Cisticolidae (pada banyak buku masih dimasukkan ke dalam suku Sylviidae). Dalam bahasa Inggris burung ini dikenal sebagai bar-winged Prinia, merujuk pada dua garis putih pada setiap sayapnya. Nama ilmiahnya adalah Prinia familiaris Horsfield, 1821.

Kebiasaan dan Penyebaran
Burung yang ramai dan lincah, yang sering ditemui di tempat terbuka atau daerah bersemak di taman, pekarangan, tepi sawah, hutan sekunder, hingga ke hutan bakau. Juga kerap teramati di perkebunan teh. Dua atau tiga ekor, atau lebih, kerap terlihat berkejaran sementara mencari makanan di antara semak-semak, sambil berbunyi-bunyi keras cwuit-cwuit-cwuit.. ciblek-ciblek-ciblek-ciblek.. ! Ekor yang tipis digerakkan ke atas saat berkicau.

Mencari mangsanya yang berupa aneka serangga dan ulat, perenjak jawa berburu mulai dari permukaan tanah hingga tajuk pepohonan. Burung ini membuat sarangnya di rerumputan atau semak-semak hingga ketinggian sekitar 1,5 m di atas tanah. Sarang berbentuk bola kecil dianyam dari rerumputan dan serat tumbuhan.

Perenjak jawa adalah burung endemik (menyebar terbatas) di wilayah Sumatra, Jawa dan Bali. Di Sumatra tidak jarang sampai ketinggian 900 m dpl, sedangkan di Jawa dan Bali umum sampai ketinggian 1.500 m dpl.

Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Perenjak_jawa.